Kamis, 20 Agustus 2009

TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK

Tidak ada lagi perasaanku, sudah kendur jalan pikiranku. Tidak saya peduli lagi kepada keadaan sekelilingku. Tidak tentu tujuan mana yang akan saya tempuh, haluan mana yang akan saya turut. Adalah nasibku sekarang laksana bangkai burung kecil yang tercampak di tepi jalan sesudah ditembak anak-anak dengan bedil angin, atau seakan-akan batu kecil yang terbuang di halaman tidak dipedulikan orang.
Wahai, kalau kau sempatlah kiranya melihat saya sekarang ini, akan nyata oleh kau suatu tubuh yang telah kurus, suatu mata yang telah berkunang-kunang, suatu kekuatan yang telah habis dan musnah lantaran kepedihan dan bencana.



Minggu, 09 Agustus 2009

MENATAP MASA DEPAN

Walau sulit aku coba untuk perbaiki keadaan.
Berusaha pantang menyerah.
Tetap maju meski duri-duri menusuk sampai terasa perih sekali.
Hingga aku tertegun, aku diabaikan.
Hatiku sakit.
Menyedihkan.
Tak mampu kulawan takdir.
Hanya aku yang masih sendiri memaksa diri untuk berdiri tegak.
Menatap masa depan.
Kecewa berulang kali buatku bertekad untuk bahagia.
Bersama orang-orang yang berharga dalam hidupku.



Sabtu, 18 Juli 2009

HANYA KAU

Setelah kepergianmu, hatiku terasa pilu
Banyak kenangan indah yang tak bisa kulupakan, apakah semua itu akan terulang kembali...
Ah... Pujaanku kau tetap di hatiku selalu
Perasaanku tetap sama seperti dulu. Apakah kamu merasakan hal yang sama...?
Dan kau harus tahu bahwa aku akan tetap menunggu kedatanganmu dengan hati yang berbunga bunga...



Jumat, 10 Juli 2009

Dengar baik-baik, Ilonk.

Mungkin kau memang sendirian... Tapi kelak, kau akan bertemu teman. Laut sangat luas, kau pasti akan bertemu teman-teman yang akan melindungimu, tidak ada seorangpun yang dilahirkan sendirian.
Lari Ilonk, jangan menoleh ke belakang, bukankah sudah kuajarkan? Di saat sedih, kau harus tertawa!! Dereshishishishi, mereka sedang menunggumu di laut sana, pergi dan temui teman-temanmu Ilonk.



Senin, 06 Juli 2009

KEBIJAKSANAAN EKLETIK

Aku adalah aku.
Takkan pernah ada yang seperti diriku.
Aku istimewa karena keunikanku.
Aku adalah angan-angan dan mimpi-mimpi.
Akulah cahaya.
Cinta dan harapan.
Pelukan dan kadang air mata.
Akulah kata-kata cinta.
Aku juga sapuan biru, hijau, merah, kuning, ungu, jingga dan warna-warna lain yang entah apa.
Aku adalah langit, laut dan tanah.
Aku bisa mempercayai, tapi juga bisa merasa takut.
Aku bersembunyi, tapi tidak menutup-nutupi apapun.
Aku bebas.
Aku adalah anak kecil yang menjelang dewasa.
Aku adalah diriku, dan aku menerimanya dengan senang.



Senin, 29 Juni 2009

MIRZHA GHULAM AHMAD iblis bukan nabi

SELAMA AHMADIYAH MASIH BERCOKOL DI INDONESIA.
SAYA TIDAK AKAN IKUT PILPRES.
TIDAK SATUPUN CALON PRESIDEN YANG BERANI UNTUK MEMBUBARKAN AHMADIYAH.
AHMADIYAH TIDAK BISA DIBUBARKAN OLEH PEMERINTAH TAPI KITA BISA, DENGAN CARA :
1. Kita harus isolasi ruang gerak Ahmadiyah.
2. Di manapun mereka berada, usir dari kampung Anda.
3. Darah Ahmadiyah halal untuk dibantai.
4. Hancurkan tempat ibadahnya bila ada kesempatan.
5. Umat Islam harus bersatu untuk menghancurkan kelompok Ahmadiyah.

TIDAK ADA ISLAM DI ATAS ISLAM.
TIDAK ADA NABI SESUDAH NABI MUHAMMAD SAW.

MIRZHA GHULAM AHMAD
IBLIS BUKAN NABI



Senin, 15 Juni 2009

BERHARAP KAU KEMBALI

Kono Mune Ni - J-Rocks


Bokuno kakao ga tsumatte iru

hurui nikki o huto

hiraitemiru

anata no sashin mitsuke

tayo…


*Bokura ga aishiatteta koro

anata no emi ya odoketa kao

ima wa mou soba ni inai….

satte shimatta……


Reff.1 Nanimo nai…

anata o aisuru igai….

naze kounatte shimattano….

hitorikiri……..


(Back to *)


Reff.2 mosi huta…..tabi

anata o teni iretara

hanashi wa shinaiyo……

nido to…..


Anata o wasure rarenai

itsumo kokoro no naka ni

arunawa anata no kao dake dakara

bokuwa negau anata ga

modotte kite kureru koto

kono mune ni….



Lirik Lagu J Rocks - Kono Mune Ni dipersembahkan oleh J-Rockstar



Minggu, 07 Juni 2009

DIA

Dia tidak datang untuk menolong saat aku jatuh.
Dia juga tidak suka menceritakan kisah-kisah yang menyenangkan.
Dia tidak memberi kecupan yang menghibur.
Padahal, aku sangat sayang dia.