Mencari »CINTA di »I L O N K »
Mencari » CINTA di » I L O N K »

Selasa, 03 Mei 2011

TAKKAN KUMILIKI



Ada yang tak bisa kubaca dari gerak bibirmu.
Ada yang tak bisa kuraba dalam peluk hangatmu.
Tapi pandangan matamu.
Masih seperti yang kulihat empat tahun yang lalu.

Pandangan mata yang dulu pernah menjerumuskanku.
Dalam dimensi cinta tak terbatas ruang dan waktu.
Seperti menggapai-gapai dasar.
Yang tak juga tersentuh.

Dan masih kuingat betul
Betapa kutersiksa.
Seperti terpenjara.
Saat kusadari.
Kau takkan kumiliki.





Kamis, 13 Januari 2011

Siapa?

Saat mereka bersama perasaanku berantakan.
Aku khawatir saat kau bersama orang itu.
Aku juga bisa cemburu.


Aku menunggumu.
Aku juga memikirkan kamu.
Serta  hubungan aku dengan kamu.
Serta siapa orang yang spesial bagi dirimu?







Minggu, 26 Desember 2010

Bima Sakti di dalam diriku

Kerang kecil yang kupungut di pantai.
Kenapa dia berbentuk melingkar?
Yang memberitahu jawabannya adalah kamu.
Yaitu karena kilau bima sakti di malam hari.
Dan kilaunya membentuk kerang.

Telingaku juga seperti kerang itu.
Kupingku ingin mendengar suaramu.
Tapi ternyata kamu berada jauh di langit.

Beraneka bunga yang mekar di hutan.
Kenapa mereka begitu berwarna-warni.
Yang memberitahu jawabannya adalah kamu.
Itu karena matahari yang menyinari bumi dengan sinarnya.
Bunga itu terpesona dengan cahayanya.
Dan bunga-bunga yang melihat cahaya itu diliputi kecerahan dan memekarkan kelopaknya.

Sebenarnya cintaku juga mekar.
Tapi karena kau tak memandikanku dengan sinarmu.
Aku hanya menjadi sekuntum bunga tanpa warna.
Keajaiban di hatiku ialah ketika aku sedang mengingat kamu dalam kesunyian.
Seperti bima sakti membentuk lingkaran.




Kamis, 25 November 2010

Semoga Raga Selalu Menjaga


Satu-satu…
Kuuraikan kenangan tentangmu
Seiring waktu yang terus menjauh

Serta dirimu yang terus menghindariku
Satu-satu…
Kususun lagi rencana kehidupanku

Takkan pernah mati
Rasa dalam hati
Walau berat 'tuk sendiri
Jiwaku telah memilih
Semua menjadi kenangan
Rapi tersimpan…dibalik kenyataan


Sedang aku terus berjalan
Menelusuri makna-makna kehidupan
Kadang rindu dengar suaramu
Kadang ingin lihat rautmu
Sesekali haus belai lembutmu
Terus saja dahaga untuk kasihmu


Cinta…tetap ada disana
Terjaga indah, tak memaksa
Terangkum suci dibalik jiwa
Semoga raga selalu menjaga

Tanpa kamu…serta cinta yang dulu
Hanya kenangan yang terus terburai waktu




Untuk Semua

Terima kasih untuk semua manis yang pernah kita jalani bersama. 
Terima kasih untuk senantiasa jujur sejak mula kita menjalin rasa sayang hingga akhirnya terasa menyesakkan dada.
Tidak ada yang salah dengan kejujuranmu, tidak pula salah dengan cinta yang telah berlalu.
Tidak akan pernah ada dendam, atau sakit hati apapun namanya. 
Kekecewaan hanyalah urusan bagaimana kenyataan sekarang bisa bertahan.
Berikan aku kekuatan untuk berjalan di kegelapan hidup tanpamu.
Berikan aku kekuatan untuk bertahan di kehidupan tanpa ada kamu.





Selasa, 09 November 2010

Menunggu Lebih Menyakitkan

Cobalah kau camkan satu hal ini dariku.
Bagiku, keberadaanmu itu sudah bukan lagi sekedar orang biasa yang kutemui sekilas di pinggir jalan.
Lalu, kaupun sudah menjadi orang yang sangat berharga bagiku.
Rasa sakit yang kau rasakan juga menjadi rasa sakit yang akan kurasakan.
Karena itulah aku menunggumu.
Meski menunggu itu lebih sakit jika dibandingkan saat kau meninggalkan aku.
Meskipun begitu aku akan tetap menunggumu.
Menunggumu selalu dengan tersenyum.




Kau Tidak Akan Pernah Mencintaiku

Maaf, aku akan menutup pintu hatiku.
Mungkin aku tak akan membukanya lagi.
Setidaknya dalam waktu dekat ini.
Aku tak tahu apakah ini hanya untukmu atau juga yang lain.
Kau membohongiku.
Kau menduakanku.
Kau sakiti aku dengan sangat menyakitkan.
Aku lelah sekali.
Menunggu dan mencintaimu.
Aku lelah sekali.
Kau tahu aku menyayangimu, tapi kau tetap tak peduli.
Walau kadang kau membuatku tertawa dan bahagia, kau tidak mencintaiku.
Mungkin kau tidak pernah mencintaiku.
Mungkin saja kau tidak akan pernah mencintaiku.




Aku Tak Tahu

Setiap aku melihatmu.
Hatiku selalu kacau.
Sekilas kukira aku membencimu.
Yah, kau memang masa laluku.
Tapi aku tak tahu.
Aku tak mengerti mengapa setiap melihatmu aku begitu ingin memelukmu.
Aku merasa sangat merindukanmu.
Hanya kau yang paling kusayangi.
Tidak ada yang lain yang selalu kucintai selain kamu.
Walau kau sangat jauh sekali.



Rabu, 11 Agustus 2010

Mungkin Aku Akan Menyerah

Bukankah kau telah melihatnya?
Aku melakukannya.
Tangan kananku memegang bara api itu di depanmu dan teman-teman kita.
Semua itu demi dirimu.
Meski aku harus merasakan sakit dan terluka.
Tapi mengapa kau begitu?
Aku tak tahu harus berkata apa lagi.
Aku tak tahu harus bagaimana lagi.
Kepalaku pusing.
Mungkin aku akan menyerah.




Rabu, 30 Juni 2010

Hahaha...


Rasanya.
Waktu kukira aku sudah akan meraihnya.
Sekali lagi ia meloloskan diri dari genggamanku.
Selalu saja begitu.

Dan kali ini.
Waktu kukira sudah berhasil mendapatkannya.
Aku malah dihempaskan olehnya.

Hahaha...
Sepertinya Tuhan membenci manusia yang berdosa.
Apa aku akan terus hidup seperti ini selamanya?

Hei...
Aku...
Dari dulu...
Ada sesuau yang ingin kukatakan padamu.
Tapi tidak bisa karena terlalu takut mengucapkannya.
Aku Cinta Padamu.




Tentang Dirimu


Kalau ada yang bilang suka tentang orang yang kita sayang, rasanya menyenangkan.
Begitupun sebaliknya.
Menyebalkan sekali kalau ada yang berkata buruk tentang orang yang kita cintai.
Walaupun hanya waktu tidur, aku bisa dekat dan merasa dia dekat.
Saat membuka mata, entah mengapa ia terasa jauh.
Dan membuat aku kesepian.




Jumat, 28 Mei 2010

Aku Akan Menjadi Hampa

Sepertinya hubungan kita sudah tidak berarti lagi.
Dan kita akan berpisah.
Karena itu, ini pasti sebuah takdir setelah memahami sesuatu dengan hati.

Aku tak berharap kau berhenti marah.
Atau juga tak membenciku.
Tapi, jangan terlalu memaksakan diri untuk meninggalkanku sampai kau melupakanku.

Sama saat seperti kau kehilangan dia yang berharga bagimu.
Jika aku kehilangan dirimu.
Aku akan menjadi hampa.





Minggu, 25 April 2010

Aku mulai layu, hampir mati.


Aku memang bukan penyair.
Tulisanku tidak puitis.
Kata-kataku juga tidak memesona.
Aku hanya ingin menulis agar kau tahu-atau bahkan kau sadar.

Aku mulai layu, hampir mati.

Entah telah berapa lama aku tidak melihatmu.
Aku jadi sangat merindukanmu.
Aku tak bisa tidak memikirkanmu.
Aku sampai selalu memimpikanmu.




Rabu, 07 April 2010

Karena itu aku akan menunggu.



Kata yang terakhir tak terucap karena kau pergi begitu saja di hadapanku.
Aku tidak dapat mendengarnya.
Aku telah salah.
Aku tidak perlu mendengarnya dari awal.
Karena jawabannya ada di depan mataku.


Aku tidak salah orang.
Bagaimanapun aku melihatnya.
Kau meninggalkanku.




Aku mungkin punya banyak pertanyaan.

Tidak.!
Aku tidak punya pertanyaan.
Jika kau tidak memberitahuku sampai sekarang kau pasti punya alasan.
Dan aku menghargai itu.
Aku tidak tahu bagaimana aku harus bertanya.
Aku tidak tahu dengan cara apa aku harus bertanya.
Tanpa menyusahkanmu.
Atau membuatmu merasa tidak enak.
Karena itu aku akan menunggu.
Sampai kau ingin mengatakannya padaku.
Sampai kau merasa baik-baik saja mengatakannya padaku.
Sampai kau merasa tidak perlu mengatakannya padaku.


Aku tidak pandai bicara.
Tapi seseorang mengatakan sesuatu padaku tentangmu.
Dan aku merasa tenang setelah mendengarnya.
Terima kasih telah meninggalkanku.


Rasanya...!
Aku telah kembali menjadi aku yang sesungguhnya.



Minggu, 28 Maret 2010

Aku Salah Besar

Kurasa lebih baik kita tak bertemu lagi... 

Aku ingin mengatakan itu... 

Aku suka padamu... 

Dan aku bermaksud berusaha... 

Menjadi seperti yang kau inginkan agar tak percuma menjadi kekasihmu...

Ternyata aku salah besar... 

Sekeras apapun aku berusaha... 

Dan meski aku menjadi pacarmu... 

Aku tak bisa membahagiakanmu...





Rabu, 17 Maret 2010

Bisakah Kita Menyatu Tanpa Perasaan Cinta?


Aku menyayangi.
Tapi aku disia-siakan.
Banyak yang menyayangiku
Dan aku mengabaikannya.


Aku selalu berharap.
Aku ingin bersama.
Aku tahu ini salah.
Karena denganku bukanlah sebuah kebahagiaan.


Mereka mencintaiku.
Aku ada di sisi mereka dan menyakiti.
Mereka mencari dan menungguku.
Aku melupakan dan meninggalkan mereka.


Apakah ini karma?
Apakah ini takdir?
Apakah ini pilihan?



Selasa, 16 Maret 2010

Baiklah


Baiklah... 

Kalau itu maumu... 

Akan kutinggalkan diriku... 

Demi dirimu... 

Kumakan hatiku...



Rabu, 10 Maret 2010

Dan Kau Jauh

Kau jauh.
Kini kita tak lagi bersama.
Kita putuskan jalani jalan masing-masing.
Entah dengan ikatan itu atau tidak lagi.

Kau jauh.
Aku kehilanganmu.
Aku harap dapat melihatmu sebentar saja.
Tapi kau jauh.

Kau jauh.
Walau sebenarnya sangat dekat.
Yach, meski dalam arti tertentu.
Aku merindukanmu.

Kau jauh.
Apakah kau baik-baik saja di jalanmu?
Aku harap kau juga merindukanku.
Aku tak berharap lebih dari itu.

Kau jauh.
Aku benar-benar tahu bahwa kau jauh.
Kau setengah hatiku, setengah semangatku.
Dan kau jauh.




Rabu, 03 Maret 2010

Kehilangan Dirimu

Kau telah menemukan cintamu.
Kau telah bahagia bersamanya.
Kau telah lengkapi hidupmu.
Kau telah lupa akan keberadaanku.

Ada aku disini!

Kini dirimu tak lagi membutuhkanku.
Kebahagiaanmu adalah bersamanya.
Dengan dia.
Dan kau mengatakan itu padaku tanpa mencoba mengetahui bagaimana aku setelah keputusan hatimu.
Seolah selesailah hubungan kita karena kau berhasil memilikinya.
Seolah kau bosan dan juga tak perlu aku lagi.
Sampai akhirnya kau meninggalkanku yang terus bersedih menatap kepergianmu.

Ada aku.!

Apa selama ini aku tak berarti apapun untukmu?
Tapi aku tak ingin mengganggu kebahagiaanmu.
Biarlah kucari bahagiaku sendiri.
Teruslah kau hidup agar aku tetap hidup.




Jumat, 23 Oktober 2009

My Butterfly

=> Bila kupu-kupu bisa menemanimu selalu dan selamanya, aku ingin menjadi kupu-kupu.
=> Tak kumengerti kenapa kupu-kupu elok itu tega menyiksaku seperti ini.  Dalam kobaran cinta muda yang memabukkan, akan kuberikan apapun untuknya!
=> Kau akan selalu jadi kupu-kupu bagiku. Yang akan kusayangi melebihi siapapun.
=> Maafku akan selalu ada untukmu.  Setiaku adalah persembahanku.  Dalam terang ataupun gelap.