Senin, 05 November 2012

Aku kembali

Masa lalu, Sekarang dan Masa depan
Oh, Tuhan.. Berilah jalan yang mudah
Tolong, Tuhan..
Aku lelah dan aku sakit
Maafkan aku Tuhan
Cabutlah hukuman-Mu ini, Amien




Selasa, 03 Mei 2011

TAKKAN KUMILIKI



Ada yang tak bisa kubaca dari gerak bibirmu.
Ada yang tak bisa kuraba dalam peluk hangatmu.
Tapi pandangan matamu.
Masih seperti yang kulihat empat tahun yang lalu.

Pandangan mata yang dulu pernah menjerumuskanku.
Dalam dimensi cinta tak terbatas ruang dan waktu.
Seperti menggapai-gapai dasar.
Yang tak juga tersentuh.

Dan masih kuingat betul
Betapa kutersiksa.
Seperti terpenjara.
Saat kusadari.
Kau takkan kumiliki.





Kamis, 13 Januari 2011

Siapa?

Saat mereka bersama perasaanku berantakan.
Aku khawatir saat kau bersama orang itu.
Aku juga bisa cemburu.


Aku menunggumu.
Aku juga memikirkan kamu.
Serta  hubungan aku dengan kamu.
Serta siapa orang yang spesial bagi dirimu?







Minggu, 26 Desember 2010

Bima Sakti di dalam diriku

Kerang kecil yang kupungut di pantai.
Kenapa dia berbentuk melingkar?
Yang memberitahu jawabannya adalah kamu.
Yaitu karena kilau bima sakti di malam hari.
Dan kilaunya membentuk kerang.

Telingaku juga seperti kerang itu.
Kupingku ingin mendengar suaramu.
Tapi ternyata kamu berada jauh di langit.

Beraneka bunga yang mekar di hutan.
Kenapa mereka begitu berwarna-warni.
Yang memberitahu jawabannya adalah kamu.
Itu karena matahari yang menyinari bumi dengan sinarnya.
Bunga itu terpesona dengan cahayanya.
Dan bunga-bunga yang melihat cahaya itu diliputi kecerahan dan memekarkan kelopaknya.

Sebenarnya cintaku juga mekar.
Tapi karena kau tak memandikanku dengan sinarmu.
Aku hanya menjadi sekuntum bunga tanpa warna.
Keajaiban di hatiku ialah ketika aku sedang mengingat kamu dalam kesunyian.
Seperti bima sakti membentuk lingkaran.




Kamis, 25 November 2010

Semoga Raga Selalu Menjaga


Satu-satu…
Kuuraikan kenangan tentangmu
Seiring waktu yang terus menjauh

Serta dirimu yang terus menghindariku
Satu-satu…
Kususun lagi rencana kehidupanku

Takkan pernah mati
Rasa dalam hati
Walau berat 'tuk sendiri
Jiwaku telah memilih
Semua menjadi kenangan
Rapi tersimpan…dibalik kenyataan


Sedang aku terus berjalan
Menelusuri makna-makna kehidupan
Kadang rindu dengar suaramu
Kadang ingin lihat rautmu
Sesekali haus belai lembutmu
Terus saja dahaga untuk kasihmu


Cinta…tetap ada disana
Terjaga indah, tak memaksa
Terangkum suci dibalik jiwa
Semoga raga selalu menjaga

Tanpa kamu…serta cinta yang dulu
Hanya kenangan yang terus terburai waktu




Untuk Semua

Terima kasih untuk semua manis yang pernah kita jalani bersama. 
Terima kasih untuk senantiasa jujur sejak mula kita menjalin rasa sayang hingga akhirnya terasa menyesakkan dada.
Tidak ada yang salah dengan kejujuranmu, tidak pula salah dengan cinta yang telah berlalu.
Tidak akan pernah ada dendam, atau sakit hati apapun namanya. 
Kekecewaan hanyalah urusan bagaimana kenyataan sekarang bisa bertahan.
Berikan aku kekuatan untuk berjalan di kegelapan hidup tanpamu.
Berikan aku kekuatan untuk bertahan di kehidupan tanpa ada kamu.





Selasa, 09 November 2010

Menunggu Lebih Menyakitkan

Cobalah kau camkan satu hal ini dariku.
Bagiku, keberadaanmu itu sudah bukan lagi sekedar orang biasa yang kutemui sekilas di pinggir jalan.
Lalu, kaupun sudah menjadi orang yang sangat berharga bagiku.
Rasa sakit yang kau rasakan juga menjadi rasa sakit yang akan kurasakan.
Karena itulah aku menunggumu.
Meski menunggu itu lebih sakit jika dibandingkan saat kau meninggalkan aku.
Meskipun begitu aku akan tetap menunggumu.
Menunggumu selalu dengan tersenyum.




Kau Tidak Akan Pernah Mencintaiku

Maaf, aku akan menutup pintu hatiku.
Mungkin aku tak akan membukanya lagi.
Setidaknya dalam waktu dekat ini.
Aku tak tahu apakah ini hanya untukmu atau juga yang lain.
Kau membohongiku.
Kau menduakanku.
Kau sakiti aku dengan sangat menyakitkan.
Aku lelah sekali.
Menunggu dan mencintaimu.
Aku lelah sekali.
Kau tahu aku menyayangimu, tapi kau tetap tak peduli.
Walau kadang kau membuatku tertawa dan bahagia, kau tidak mencintaiku.
Mungkin kau tidak pernah mencintaiku.
Mungkin saja kau tidak akan pernah mencintaiku.